Agenda: Seminar Kerukunan Antar Umat Beragama

Sabtu, 10 Maret 2012 10:22
Cetak

Soreang (MaI) Sebagai negara yang memiliki warga negara dengan aneka ragam suku, ras, dan agama, Indonesia memiliki potensi konflik yang sangat besar. Konflik yang bernuansa SARA bisa saja muncul tiba-tiba hanya karena pemicu yang terbilang sepele. Konflik yang bernuansa sentimen keagamaan merupakan salah satu potensi konflik yang dimaksud.  Berangkat dari pemikiran tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bandung, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bandung bekerjasama dengan Lembaga Kajian Independen (LKI) tergerak untuk melaksanakan acara Seminar, dengan Tema: ‘Kerukunan Antar Umat Beragama dalam Rangka Mencapai Kondusivitas Daerah di Kabupaten Bandung.” Acara rencananya akan diselenggarakan pada Kamis, 26 Januari 2012 di Gedung BAZ MUI Kab. Bandung, Jl. Terusan Al Fathu, Kec. Soreang, Kabupaten Bandung.

Ketua MUI Kabupaten Bandung, K.H. Anwar Saepudin Kamil mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik terhadap rencana diselenggarakannya kegiatan ini. Pihak MUI Kabupaten Bandung untuk pertama kali bekerjasama dengan LKI dalam upaya memberikan pencerdasan kepada umat tentang salah satu aspek ajaran Islam, yaitu toleransi antar pemeluk agama. Sebelumnya, MUI dan FKUB Kabupaten Bandung pernah menyelenggarakan kegiatan serupa tahun yang lalu. “Bentuk acaranya yang disepakati adalah seminar, dengan menghadirkan pembicara,mengundang berbagai tokoh, kemudian diharapkan berlangsung dialog. Selain itu, para peserta yang hadir diharapkan dapat memberikan pemikiran yang konstruktif terhadap upaya bersama dalam mewujudkan ketentraman, kerukunan dalam kehidupan antar umat beragama di masa yang akan datang. Hal ini bertujuan untuk mengimplementasikan Islam sebagai agama rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil alamin)” paparnya.

Wawan Wanisar selaku Direktur LKI mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu membuka cakrawala berpikir lebih luas bagi para peserta akan pentingnya makna dan implementasi toleransi karena toleransi merupakan salah satu nilai demokrasi yang dibutuhkan kehadirannya dalam membangun masyarakat yang damai dan maju. ”Pihaknya optimis para tokoh yang hadir mampu memberikan solusi  yang tepat guna menciptakan suasana damai, toleran di wilayah Kabupaten Bandung, di masa yang akan datang, sesuai moto Kabupaten Bandung Repeh Rapih Kerta Raharja. Pertemuan seperti ini diharapkan terus digalakan” imbuhnya.

Para pembicara yang akan hadir dalam kegiatan tersebut, yaitu: H. Deden R. Rumaji, S.Sos (Wakil Bupati Bandung), H. Usep Dedi Rostandi, M.A. (Ketua FKUB Kab. Bandung), Pastor Drs. YB Sahid, M.Th.Pr (FKUB/Perwakilan Katolik), dan Drs. H. Didin Solehudin, MA (Moderator). Sejumlah tokoh dari berbagai agama,aparat pemerintahan, dan tokoh masyarakat akan hadir pada kegiatan tersebut. (Redaksi/Lembaga Kajian Independen/LKI).